Jumat, 05 September 2014

SELAMAT JALAN CINTA

hati ini trasa sunyi tanpa nafas cintamu,,
hidup ini sepi tanpa senyuman darimu
diri ini senyap tanpa jiwa kasih mu,,
ruang hatiku gelap tanpa arah tuk melangkah
cinta,,,
mengapa semua harus terjadi???
mengapa disaat terang dunia kalbuku kau berlalu
kau tinggalkan sepenggal dusta dalam rasa,,
cinta..
aku hanya mampu memeluk rasa
memeluk mimpi senja yng kelabu
meniti harapan fajar kelana,,
cinta..
kau buat aku tak yakin untuk melangkah
kau beri aku segenggam luka
mengapa cahaya pelangi menjadi api,,
selamat jalan cinta,,

selamat berbahagia di atas luka ku,,
biarkan kata merangkai hati serupa darah dibalik tirai….


Selasa, 16 dzulqaidah 1430 H


                                                                          AWAL SAPUTRA UTE
                                                                                    311 08 004


Saat kulihat matamu..

Saat kulihat matamu..
Ku tahu ada getar dihatiku..
TApi aku hanya diam termenung..
Melihat engkau..

Kuingin kau mengisi Ruang dihati..
Dengan cinta suci..
Walau rasa tak mungkin..
Karena kau tak tahu hati ini..

Saat langit mendung,…
Hujan pun turun..
kulihat kau sendiri menunggu..
Ku berusaha menghiburmu..

Kuberikan payung hati..
Untuk kau berteduh..
Kuberikan ruang hati..
Untuk kau beri Cinta tulus..

saat itulah..
Yang paling kukenang..
Dalam Hati terdalam..
Kau buatku bahagia..

detak jam berlalu..
Hari demi hari terlewati..
Kau ubah hariku..
Dengan cinta dan kasih..

Sejuta makna..
Dirimu yang ada dihati..
Kau terlalu beharga..
Untukku cintai..

Saat kukatakan cinta..
Perasaan ku terdalam..
Kau jawab dengan satu kalimat..
Kau sudah termiliki dengan yang lain..

Ku tersentak..
seakan tak percaya..
Ketika kau jawab..
Ku berlinang air mata..


Tapi..
Terima kasih..
Kau sudah buat diriku berarti..
Walau tak bisa kumiliki..

PENYESALAN TIADA ARTI


saat air matamu mengalir..
aku hanya diam hening..
tanpa kata berarti..
Kubuat kau tersakiti..

Bukan maksud melukai..
Aku hanya tak tahu..
Kau begitu terlukai..
Atas semua salahku,..

Apakah pantas bagiku..
kembali kepelukmu..
Namun pintu hatimu tertutup..
Untukku yang mencintaimu..

benarkah hatimu membeku??
Benarkah tak ada cinta untukku??
saat itu aku termenung..
Tanpa henti memikirkanmu..

kata maaf tak lagi berati..
Kau tak ingin melihatku lagi..
Penyesalan, ya hanya itu kumiliki..
saat semua sudah berakhir,,


Penantian Tak Pasti

Malam yang sunyi tanpa rembulan
Ditemani suara jangkrik yang melengking jauh
Udara dingin terasa menembus dada ini
Membuatku ingin meneriakan namamu

                Entah dimana kamu sekarang
                Entah sampai kapan engkau akan pergi
                Meninggalkanku dalam kesendirian
                Meninggalkanku tanpa pesan
Kasih....
Adakah disana engkau memikirkanku
Mengenang hari-hari yang pernah kita lewati
Seperti aku disini yang selalu merindukanmu

                Sampai kapankah harus tetap begini
                Sampai kapankah penantian ini berakhir
                Kuingin mengakhiri semuanya
                Mengakhiri penantian yang tak pasti


Pemerintah

Malam yang hening tanpa suara
Ku coba menerawang jauh di angkasa raya
Menjelajahi kumpulan bintang yang indah cemerlang
Mencari makna hidup yang sebenarnya

                Inikah hidup......
Sunyi senyap tanpa suara
Sampai beginikah penderitaan kami
Sampai sebait lagu tak mampu kami nyanyikan

Wahai pemerintahku
Cobalah berjalan dimalan yang gelap
Menyelusuri desaku yang seram
Dengan suara tangis anak yang kelaparan

                Wahai pemerintahku
                Janganlah engkau terus tidur ditempatmu yang empuk
                Dengarlah suara jeritan kami
                Rakyatmu yang tertindas dan melarat

Kami ingin merasakn kemerdekaan yang sebenarnya
Kemerdakaan tanpa penindasan
Kami ingin hak kami diberikan
Darimu pemerintah yang kami harapkan

                Semua tumpuan harapan ada padamu
                Semua tanggung jawab ada dipundakmu
                Sadarilah kewajibanmu dan berikanlah hak kami

                Rakyatmu yang selalu menderita.............

Kutukan cinta..


Dahulu adalah penuh keindahan..
Penuh dengan tawa..
Penuh dengan bahagia..
dengan hadirmu di jiwa..

kau buatku terbang..
Kau buatku melayang..
Kau buatku merasakan cinta..
Hingga aku yakin kaulah segalanya..

Tapi semua itu..
telah hilang dari hidupku..
tak ada lagi yang bisa kuperbuat..
kau terlanjur pergi dari sisiku..

kebodohanku mencampakanmu..
berbuai petaka bagiku..
Sulit kini kulupakan semua tentangmu..
Hingga rasa ini terus menyiksa bagai virus..

Aku bodoh..
aku tolol..
hanya itu kukatakan..
dalam hati terdalam..

Mungkin ini kutukan cinta..
Yang pantas aku terima..
Walau kita tak akan pernah..
Bersatu lagi selamanya..


HANTARKAN AKU KE SANA….

Gejolak yang membuncah memenuhi dada ini…
Bersama asa yang rindu mendalam…
Dari hamba yang berlumur dosa dan kealpaan…
Berharap dapat bersua dengan-Mu…
Wahai Rabbul`alamiin…
Dengan taubat ku berharap…
Kuatkan jiwa ini mendatanginya…
Kokohkan langkah kaki ini menempuhnya…
Azzamkan niat ini dalam mencapainya…
Ikhlaskan hati ini menjalaninya…
Aku rindu…aku rindu…aku rindu…ADIBA
Rindu berjumpa dengan-Mu dalam
SYAHADAH
Rindu bersua dengan-Mu dalam
IMAN
Rindu bersama-Mu dalam
TAUHID
Rindu indahnya hidup dalam naungan ridha-Mu…
Syari`at
ISLAM…Daulah ISLAM…Khilafah ISLAM
Duhai Alloh yang tiada sekutu bagi-Mu…
Hantarkanlah kerinduanku ini…
Mudahkanlah…
Lapangkanlah…
Tuk raih cita-cita…
KEMULIAAN HIDUP DALAM ISLAM, ATAU
KESYAHIDAN DALAM PERJUANGAN
Aku berharap termasuk yang Kau hantarkan….
Ridhai dan kabulkanlah…
Amien ya Alloh, ya Rabbal`alamiin…
Selasa, 15 dzulqaidah1430 H

                                                                                                                                          AWAL SAPUTRA UTE